Image default
Home » Gara-gara mempunyai Penyakit Yang Sulit Disembuhkan, Oday Kodariyah Raih Kalpataru.
INSPIRASI Kabupaten Bandung

Gara-gara mempunyai Penyakit Yang Sulit Disembuhkan, Oday Kodariyah Raih Kalpataru.

Siapa orang yang tidak mau sembuh ketika telah mengidap sebuah pemyakit. Hal pertama yang kita
lakukan adalah mencari jlan keluar bagaimana cara menyembuhkan penyakit tersebut. baik itu dengan
perg ke dokter ataupun menggunakan obat herbal. Akan tetapi pernahkah anda menemui sudah berobat
kedokter akan tetapi belum membuahkan hasil apapun.

Hal tersebut seperi yang telah dialami oleh Oday Kodariyah (54) warga kampung Manggu, Desa Cukang
Genteng, Kecamatan Pasir Jambu, Kabupaten Bandung. Yang saat itu ketika masih berumur 27 tahun,
Djajat Sudrajat (68) suamin dari Oday telah berbagai cara dilakukan untuk menyembuhkan penyakit yang
diidap oleh sang istri, salah satunya adalah pergi ke dokter. Ia juga sudah mencari obat berbagai obat
lainnya yang diharapkan akan bisa menyembuhan penyakit sang istri, akan tetapi belum juga
membuahkan hasil.

“Sudah tiga bulan istri saya itu terbaring sakit. Saat diberi obat dari dokter tapi malah muntah-muntah.
Karena itu akhirnya saya berpikir untuk mencoba memberikan obat kampong”, tutur Djajat ketika ditemui
pada Kamis, 6 September 2018 lalu dikediamannya.

Adapaun racikan obat tradisional yang diberikan Djajat kepada sang istri tersebut diperolehnya dari resep
orang tua dan leluhurnya, yang tak disangka-sangka hasil yang diberikan sangat positif sehingga sang istri
memiliki nafsu makan yang membaik dan kondisinya oun mulai membaik. Oleh karena itu, Djajat
semakin termotivasi unukt terus mengembangkan dan belajar mengenai pengobatan herbal keberbagai
tempat selama beberapa pekan. Hal yang sangat mengejutkan bagi saya adalah ketika mengetahui istri
saya tambah terlihat sehat ketika saya baru pulang belajar obat tradisional tersebut, hal itu lah yang
membuat Djajat semakin tak ragu akan meneruskan pengobatan herbal Oday sang istri tercinta.

Perjuangan Djajat dalam menyembuhkan penyakit sang istri diawali pada tahun 2000-an, tak hanya Djajat
akan tetapi orang sekitarnya juga telah membantu agar penyakit sang istri lekas sembuh. Semenjak itu
Djajat dan Oday memutuskan untuk menggeluti pengobatan herbal professional dan telah membuka toko
dirumah mereka. Djajat dan Oday pun telah menanam sendiri tanaman obat seluas 4 hektare. Terlebih
sekarang jasanya yang telah membantu banyak orang menyembuhkan penyakit, sekarang Kebun
Tanaman Obat (KTO) Sari Alam yang dimiliki berkembang hingga 21,5 hektare dengan kurang lebih 900
jenis tanaman obat.

Hingga akhirnya pada Agustus 2018 dari awalnya hanya berusaha ingin menyembuhkan sang istri, hingga
saat ini menjadi herbalis professional tersebut berbuah manis. Oday menjadi salah salah seorang penerima
penghargaam Kalpataru 2018 dalam kategori Perintis dari Kementrian Lingkungan Hidup yang juga
menjadi satu-satunya wanita penerima kalpataru kategori tersebut.
Namun dari pengalamannya tersebut dilakukannya bukan semata-mata untuk tujuan komersial. “Saya
ingin melestarikan, mempertahankan, dan memanfaatkan kekayaan alam saja,” imbuhnya.

Related posts

Lagi, Terjadi Kasus Tunanetra Pemain Keyboard Yang Ditipu Oleh Pengguna Jasanya

admin

Mimpi Ridwan Kamil untuk Dapat Mewujudkan Citarum Harum

admin

Gara-gara Tak Bisa Mengikuti Seleksi CPNS, Pegawai Honorer Geruduk DPRD Kabupaten Bandung

admin