Image default
Home » Gara-gara Tak Bisa Mengikuti Seleksi CPNS, Pegawai Honorer Geruduk DPRD Kabupaten Bandung
Kabar Kabupaten Bandung Nasional

Gara-gara Tak Bisa Mengikuti Seleksi CPNS, Pegawai Honorer Geruduk DPRD Kabupaten Bandung

Puluhan orang dari perwakilan honorer kategori 2 (K-2) dari Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Daerah Kabupaten Bandung pada hari Senin 17 September 2018.

Kedatangan puluhan orang tersebut bukan tanpa alasan, merek datang untuk menyampaikan aspirasi dan keluh kesahnya kepada DPRD Kabupaten Bandung mengenai Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) Nomor 36/2018 mengenai kriteria penetapan kebutuhan PNS serta pelaksanaan seleksi CPNS 2018.

Para perwakilan dari honorer K-2 ini dapat diterima langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Anang Susanto yang sekaligus didampingi oleh Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Bandung, Cecep Suhendar yang berada dalam di Aula Badan Musyawarah DPRD Kabupaten Bandung.

Perwakilan honorer K-2 yang diterima para wakil rakyat tersebut, Toto Ruhiyat menuturkan bahwa lahirnya peraturan menteri tersebut akan bisa menutup peluang honorer K-2 untuk dapat diangkat menjadi PNS karena adanya batasan usia yang mengatur didalamnya. Dengan adanya peraturan dalam membatasi usia calon CPNS tersebut, sebagian besar honorer K-2 yang memiliki umur diluar batas maksimal dipastikan tidak bisa masuk ke dalam kriteria yang akan ditentukan dalam Permen tersebut.

Terlebih para honorer ini telah memberikan pengabdian mereka kepada negara hingga puluhan tahun lamanya. Para pegawai honorer K-2 ini juga menganggap bahwa peraturan yang telah dibuat tersebut dianggap sangat mendiskriminasi. Pada saat ini terhitung jumlah pegawai honorer K-2 di Kabupaten Bandung sendiri mencapai sebanyak 1.700 orang lebih.

Meskipun pada saat ini jumlah formasi untuk CPNS golongan K-2 tersebut terbatas, akan tetapi Pemerintah Kabupaten Bandung akan tetap berupaya untuk dapat peningkatan kesejahteraan bagi para pegawai honorer ini, salah satu di antaranya adalah dengan menambahan anggaran bantuan operasional sekolah (BOS) di daerah untuk dapat menambahan jumlah lokasi upah guru honorer didaerah-daerah.

Dengan upaya yang kan dilakukan tersebut diharapkan akan menjadi salah satu solusi baru untuk pegawai
honorer K-2 yang pada saat ini tidak masuk kedalam kriteria seleksi CPNS 2018 ini. ( Aldy / Klik Bandung )

Related posts

Persib Bandung Berpeluang Juara Paruh Musim Lawan Persebaya

admin

Dari 1.085 Formasi, Pemprov Jabar Buka Jatah Guru Paling Banyak

admin

Jangan Gunakan Isu Rupiah untuk Kepentingan Kontestasi Politik

admin